Jumat, 09 September 2016

ADAT TRADISI



ADAT TRADISI PRAMUKA PENEGAK DAN PRAMUKA PANDEGA
GERAKAN PRAMUKA KWARTIR CABANG KERINCI

BAB I
TATA ADAT AMBALAN DAN RACANA

KOMPONEN TATA AMBALAN DAN RACANA TERDIRI DARI:
1.  Nama Ambalan dan Racana
2.  Adat Istiadat Ambalan dan Racana
3.  Renungan Ambalan dan Racana
4.  Amsal Ambalan dan Racana
5.  Sandi Ambalan dan Racana
6. Pusaka Ambalan dan Racana

BAB II
PENGERTIAN

A. TATA  ADAT AMBALAN DAN RACANA                                                                       
1. Merupakan ciri khas suatu Ambalan dan Racana yang membedakan antara Ambalan  dan Racana yang satu dengan yang lainnya.
2. Merupakan suatu khas yang terjadi secara berutang-ulang yang selanjutnya ditetapkan sebagai Pranata kehidupan Ambalan dan Racana.

B. ADAT ISTIADAT AMBALAN DAN  RACANA                            
      Adalah  seperangkat  sistem  nilai yang diberlakukan sebagai  dasar  dalam pergaulan sehari- hari.

C. RENUNGAN
Adalah  rangkaian  kalimat  yang  mengandung  penjelasan  tentang  kondisi Ambalan dan Racana yang bersangkutan yang bertujuan untuk menyadarkan diri kepada anggota Ambalan dan Racana tentang keadaan Ambalan/Racana.

D. AMSAL AMBALAN DAN RACANA
1. Merupakan semboyan  yang  disusun  bcrdasarkan  kehendak,  cita-cita  dan semangat warga Ambalan dan Racana di dalam membina diri untuk berkarya, berprestasi dan berbakti.
2. Amsal   bertujuan   untuk   memberikan   sebentuk   ikatan   bathin,   kesatuan pandangan,  semangat· cita-cita  dan  semangat  persaudaraan  bhakti  para warga   Ambalan   dan   Racana   di   dalam  membina   diri   untuk   berkarya, berprestasi dan berbhakti.
3.  Pada  umumnya  Amsal  Ambalan  dan  Racana  dirumuskan  dalam  bentuk untaian kata-kata mutiara yang indah.

E. SANDI AMBALAN DAN  RACANA
1.   Merupakan kode etik atau pedoman tingkah laku dan gambaran watak yang diinginkan sebagai  perwujudan  kode  kehormatan dan  kode janji  Pramuka Penegak dan Pandega.
2.   Sandi Ambalan  dan  Racana  berisikan  kode  Moral,  kode  Kehormatan  dan gambaran cita-cita luhur serta kata hati para Penegak dan Pandega.

F.  PUSAKA AMBALAN DAN RACANA.
          Pusaka Ambalan dan Racana adalah suatu benda yang di angkat sebagai alat  pemersatu  warga  sebagai  simbol  bagi  Ambalan  Penegak  dan  Racana Pandega.

BAB II
PENJABARAN KOMPONEN TATA ADAT AMBALAN DAN RACANA
KWARTIR CABANG KERINCI

A.  NAMA AMBALAN
1.   Untuk Gugus Depan Penegak dan Pandega yang berpangkalan di Kabupaten Kerinci  mengambil  nama  Pahlawan   yang  berasal  dari   Bumi  Sakti  Alam Kerinci.
2    Nama  Pahlawan  tersebut  tidak  hanya  dikatakan  Pahlawan  dalam  artian sempit,  namun juga  merupakan  Pahlawan yang menjadi  Citra Rakyat Sakti Alam Kerinci.
3.   Nama Pahlawan tersebut adalah :
              DEPATI PARBO  untuk Gugus Depan  Putra
              PUTI MASURAI   untuk Gugus Depan Putri
Hal ini dicetuskan pada MUSPANITERA Ke -  VII Gerakan  Pramuka Kwartir Cabang Kerinci.

B. ADAT ISTIADAT  AMBALAN DAN RACANA
1.   Adat  istiadat  berisikan  heberapa  peraturan  tentang   larangan  yang  harus dihindari  oleh  anggota  Ambalan  dan     Racana, aturan  tersebut   bertugas mengatur  :
1)  Nama baik Ambalan dan  Racana
2)  Kelancaran pelaksanaan paket kegiatan
3)  Kelancaran kegiatan-kegiatan rutin
2.Di dalam peraturan adat istiadat yang berlaku dalam jajaran  Kwartir Cabang Kerinci  dicantumkan  sanksi  yang  dikenakan  kepada  para  pelanggar  adat istiadat Depati Parbo dan Puti Masurai Kwartir Cabang Kerinci.



C. AMSAL AMBALAN DAN RACANA
1.          Merupakann semboyan yang disusun berdasarkan kehendak, cita-cita dan semangat, warga Ambalan dan Racana di dalam membina diri untuk berkarya, berprestasi dan berbakti
2.Amsal bertujuan untuk memerikan sebentuk ikatan bathin,  kesatuan pandangan, semangat cita-cita dan semangat persaudaraan bhakti para warga Ambalan dan Racana dalam membina diri untuk berkarya, berprestasi dan berbhakti.
3. Pada umumnya Amsal Ambalan dan Racana dirumuskan dalam bentuk untaian kata-kata mutiara yang indah. 

D.  SANDI AMBALAN
1.   Merupakan Kode Etik atau Pedoman tingkah laku gambaran watak yang di inginkan sebagai perwujudan Kode Kehormatan dan Kode Janji Pramuka Penegak dan Pandega.
2.  Pembuatan  Sandi Ambalan mengandung kesepuluh  butir Dasa Dharma  Pramuka dan bertujuan  memberi  semangat  kepada  /Anggota  Ambalan  dan Racana.




















Tidak ada komentar:

Posting Komentar